Showing posts with label Kimia Material. Show all posts
Showing posts with label Kimia Material. Show all posts

Tuesday, 4 December 2018

Bola Penghancur yang Bernama Ball Mill

I came in like a wrecking ball Yeah, I just closed my eyes and swung. Hadirku bak bola penghancur Yeah, kupejamkan mata dan berayun. Itu adalah penggalan dari lagu dari Miley Cyrus yang bercerita tentang hidupnya sebagai seorang bola penghancur. Judul lagu ini sepertinya terinsiprasi dari film Wreck it Ralph yang baru-baru ini telah Going to internet. Benar-benar tidak sabar ingin menunggu kelanjutan dari Going Turbo-nya si Ralph.
Bola penghancur yang dinyanyikan oleh Miley Cyrus ini biasanya digunakan oleh para konstruktor untuk menghancurkan bangunan agar menjadi lebih cepat. Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merobohkan gedung yaitu dengan Implosion (metoda pembongkaran dengan cara meledakkan gedung. Peledaknya sering disebut 2,4,6-Trinitrotoluena/TNT), High Reach Arm (Cara tradisional pembongkaran gedung dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator, tank dan alat berat lainnya), Crane dan Bola Besi (Crane akan berfungsi semacam pengayun untuk menggerakkan bola besi saat menghancurkan tembok) dan Digerogoti dari dalam (cara yang lebih halus dan ramah lingkungan dalam membongkar gedung seperti yang ditunjukkan oleh sebuah perusahaan Jepang Taisei).
Jika menggunakan 4 metode di atas untuk menghancurkan tentu tidak bermasalah jika gedungnya bertingkat ataupun sangat besar. Namun apa yang akan dilakukan untuk menghancurkan partikel yang seukuran biji gandum hingga seukuran mobil. Walaupun sama-sama menghancurkan, konsep penghancuran mereka berbeda. Oleh karenanya, para laboran baik yang bekerja dalam skala lab ataupun dalam skala pabrik merancang sebuah alat yang bernama ball mill.
Gambar Ball Mill
Mesin ball mill adalah salah satu bentuk mesin giling yang berfungsi menghaluskan material dari bentuk yang sangat keras menjadi format yang lebih halus. Bentuk dari mesin ball mill pada umumnya berupa tabung dengan poros horizontal. Tabung ini memiliki beberapa butir besar bola keras yang berasal dari bahan baja, batu api atau jenis logam keras lain. Keberadaan bola-bola  inilah yang membuatnya memiliki nama ball mill (*ball = bola, mill = penggilingan). Jadi, kasarnya ini bisa dibilang sebagai sebuah ulekan ataupun cobek dengan beberapa buah bola yang berputar sebagai ulekannya untuk membuat material yang dimasukkan menjadi partikel lebih halus.
 Penggunaan dari mesin ball mill pada umumnya untuk material keras seperti bongkahan bijih besi, bongkahan bijih emas, bahan batu keramik dan lain sebagainya. Mesin ball mill mempunyai 2 tabung. Bagian tabung ini akan berputar pada porosnya. Putaran tabung ini kemudian secara sentrifugal memutar tabung kedua di dalamnya dan keberadaan roda membantu tabung kedua untuk bergerak dalam arah teratur.
Dalam proses penghancurannya, material yang ada pada ball mill membutuhkan kalor. Penggilingan dan penghancuran yang ada pada ball mill berdasarkan pada prinsip tumbukan dan tarikan. Lebih tepatnya versi lasuang yang bergerak berputar tidak dengan vertikal seperti menghaluskan beras dengan tepung beras. Ini tanpa ujung lo, tidak pakai Rose Brand. Saya tidak dibayar akan itu.
Ketika berbicara tentang ball mill di skala persemenan. Istilah yang sangat super bagi saya, seperti pada Semen Padang, Ball mill yang digunakan cenderung disebut sebagai kiln dibaca kilen bukan kalian. Kiln ini menghancurkan berbagai macam partikel penyusun semen seperti silika dan batu kapur sampai berpatikel halus seukuran tepung. Sayang, semennya telah dilabeli dengan Semen Padang, bukan Semen Rose Brand seperti nama tepung Rose Branda.

Gambar kiln
Jadi dapat disimpulkan bahwa. berbagai macam cara dapat dilakukan untuk menghancurkan sesuatu baik dengan TNT, ball mill atau pun dengan kiln. Jika anda ingin merasakan ingin menghancurkan sesuatu juga, cobalah dengan menghancurkan gawai yang anda gunakan sekarang baik itu laptop, handphone ataupun tablet anda. Anda akan tahu bagaimana rasanya hati yang hancur berkeping-keping dan sangat halus seperti tepung Rose Brands.

Sumber:

Sunday, 2 December 2018

Bola Edisi II

Tahukah anda bahwa bola merupakan gabungan dari beberapa segi lima dan segi enam sama sisi? Fakta ini memang menjadi sebuah rahasia. Rahasia umum lebih tepatnya. Bagi pengguna bola basket bentuk segi enam dan segi lima nya tidak terlalu nampak sedangkan bagi para pemain American Football mereka tidak terlalu peduli dengan itu. Yang mereka pikirkan bagaimana bola lonjong mereka bisa Touchdown saja. Bola rugby yang sama jenisnya dengan bola American Football entah mengapa disebut bola, padahal luas volumenya tidak bisa dicari dengan V = ⁴⁄₃Ï€r³. A..sudahlah.
Bola sepak dalam permainan sepak bola dapat dicari dengan rumus bola dimensi tiga tetapi para ahli tidak mengukur berapa volume bolanya tetapi mengukur berapa diameter dan berat bola itu sendiri. Kalau bola terlalu ringan, bola akan terbang entah kemana. Bisa jadi malah terbang lebih tinggi dari stadion yang bisa membuat sang kiper bisa tidur-tiduran. Sedangkan kalau terlalu berat seperti bola bowling entah nasib apa yang terjadi dengan kaki sang penendang. Hanya Tom dalam Serial Tom and Jerry yang paham bagaimana sensasi menyundul dan menendang bola bowling.
Pembuatan bola sepak yang berwarna akumulasi dari hitam dan putih merupakan model umum dan model klasik dari sebuah bola walaupun setiap penyelenggaraan Piala Dunia penyelenggaranya membuat berbagai model dan warna bola. Model dasar inilah yang merupakan gabungan segi lima dan segi enam yang saya bilang di awal tadi. Namun, segi lima dan segi enam ini merupakan karbon yang telah terhibridisasi sedemikian rupa sehingga terbentuk bola yang bulat. Walaupun bola bulat, mereka tidak menggunakan boraks untuk laku di pasaran seperti yang dilakukan oleh tahu bulat.

Gambar Bola Sepak
         Bentuk bola ini merupakan inspirasi dari sebuah gabungan karbon karbon yang disebut dengan fullerene. Fullerene tersusun dari unsur murni karbon berjumlah 60 atom (dikenal dengan C60) atau lebih yang antara satu dengan lainnya terhubung dengan ikatan kimia berjenis orbital sp3. Fullerene ini merupakan salah satu dari berbagai material nano selain dari karbon nanotube. Nano itu arinya berukuran nanomter atau 10-9 m. Senyawa nanomaterial sangat dikembangkan oleh para kimiawan karena sifat uniknya. Nanokarbon C60 juga menjadi bagian yang diteliti oleh para kimiawan saat ini
Gambar Karbon C60
Terlihat samakan? Jadi, dapat disimpulkan bahwa seorang pemain sepak bola yang menggunakan bola ternyata sangat mahir dalam mengolah senyawa karbon C60. Lionel Messi dan Cristano Ronaldo ternyata juga seorang kimiawan yang mampu mengolah dan menggocek karbon C60. LOL

Sumber:
Diolah dari berbagai sumber